Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jawa Tengah dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah terus memantapkan kesiapan Liaison Officer (LO) sebagai ujung tombak pelayanan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kafilah dari 38 provinsi memperoleh pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional selama berada di Jawa Tengah.

Penguatan peran LO menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi Liaison Officer MTQ Nasional XXXI yang digelar di Wisma Perdamaian, Semarang, Senin (13/7/2026). Rapat dipimpin Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Setda Provinsi Jawa Tengah, Syamsudin Isnaini, serta diikuti unsur panitia dan perangkat daerah terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Maskur, menegaskan bahwa LO merupakan wajah pertama yang akan memberikan kesan kepada para tamu dan kafilah. Oleh sebab itu, setiap petugas dituntut mampu memberikan pendampingan secara menyeluruh, mulai dari penyambutan, akomodasi, transportasi, kebutuhan informasi, hingga proses kepulangan peserta.

Menurut Hidayat, seorang LO tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memiliki kepekaan dalam membaca kebutuhan kafilah dan mampu memberikan solusi secara cepat ketika menghadapi berbagai kendala di lapangan.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Haerudin, mengingatkan pentingnya kesamaan pemahaman di antara seluruh LO. Dengan koordinasi yang solid dan pelaksanaan standar operasional yang seragam, pelayanan kepada peserta diharapkan berjalan lebih efektif dan tanpa hambatan.

Pada rapat tersebut, panitia juga membahas percepatan penyelesaian data kedatangan kafilah, penempatan hotel, serta kesiapan pendamping untuk masing-masing provinsi. Di sisi lain, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah memaparkan skema transportasi dan pengaturan lalu lintas guna mendukung mobilitas peserta selama pelaksanaan MTQ.

Melalui penguatan kapasitas LO dan koordinasi lintas sektor, Jawa Tengah terus mempersiapkan diri menjadi tuan rumah yang mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang tertib, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta. (Hilman Najib)

Ayo Bagikan Artikel Ini: