Semarang (Humas) — Gedung Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah berubah menjadi pusat gema ayat suci Al-Qur’an saat Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korpri tingkat Provinsi Jawa Tengah resmi memasuki hari perdana, Senin (24/11/2025). Sebanyak 263 ASN dari seluruh penjuru Jawa Tengah tampil dengan kemampuan terbaiknya, menciptakan suasana penuh keteduhan dan kekhidmatan.
Sejak pagi, lantunan tilawah dan tartil dari para peserta menggema di ruang utama. Bacaan-bacaan merdu yang diperdengarkan dengan ketenangan membuat suasana kompetisi kian hidup. Para peserta tampil dengan penuh konsentrasi, membaca ayat-ayat pilihan di hadapan dewan hakim LPTQ Jawa Tengah.
MTQ Korpri tahun ini mempertandingkan 15 cabang lomba, termasuk hafalan Al-Qur’an, tilawah dewasa, adzan, khutbah Jumat, hingga cabang-cabang bernuansa kreatif seperti puisi Islami dan kaligrafi digital. Salah satu cabang yang paling menyita perhatian adalah Hifzhil Qur’an, yang menuntut peserta tampil dengan hafalan yang kuat dan tanpa kesalahan.
Di luar itu, peserta cabang Khutbah Jumat juga menghadirkan materi yang relevan dengan nilai-nilai ASN, menggabungkan kemampuan retorika dan pemahaman mendalam tentang Al-Qur’an.
Salah satu peserta, Mansyur Maliki dari Kota Semarang, mengungkapkan bahwa MTQ Korpri bukan sekadar ajang untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga sarana evaluasi diri.
“MTQ ini seperti audit spiritual. Kita diuji, apakah hafalan kita semakin kuat atau justru melemah. Ini menjadi pengingat agar kami terus memperbanyak murajaah,” ujarnya.
Sementara itu, peserta Hafalan Surat Ali Imran dari Kota Tegal, Hanif Firdaus, mengaku sangat antusias karena baru pertama kali ikut MTQ Korpri.
“Tahun ini seluruh peserta dikoordinir dengan baik oleh pengurus Korpri. Kami merasa lebih nyaman dan sangat bersemangat. Kota Tegal mengirimkan 10 peserta dan saya bangga menjadi salah satunya,” katanya.
Dewan hakim dari LPTQ Jawa Tengah bekerja cermat menilai para peserta berdasarkan kelancaran hafalan, tajwid, kualitas suara, dan fashahah. Hasil MTQ ini nantinya akan menentukan siapa saja yang akan dipersiapkan menjadi duta Jawa Tengah untuk MTQ Korpri tingkat nasional.
Hari pertama MTQ Korpri Jateng 2025 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi momen pembinaan mental-spiritual bagi ASN. Melalui ajang ini, Korpri Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk membentuk ASN yang tidak hanya berintegritas dan profesional, tetapi juga berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan. (hilman najib)


