Semarang (Humas) – Ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 kembali diwarnai prestasi membanggakan dari Kanwil Kementerian Agama Jawa Tengah. Dua ASN terbaiknya sukses merebut gelar Juara 1 di dua cabang bergengsi sekaligus, menjadikan Kemenag Jateng sebagai salah satu kontingen paling bersinar di kompetisi tahun ini.
Adalah Muhammad Yusuf, yang tampil memukau pada Cabang Adzan. Suara merdu dan ketepatan lagam yang ia lantunkan membuatnya berada di posisi puncak dengan skor fantastis 97, unggul jauh dari peserta lainnya. Prestasinya mengukuhkan Kemenag Jateng sebagai salah satu instansi yang kaya akan talenta seni adzan.
Di sisi lain, Mansyur Maliki tampil cemerlang pada Cabang Hafalan Surat An-Nisa’. Dewan hakim menilai hafalannya mutqin, tertib, serta kuat secara tajwid, sehingga mengantarkannya sebagai peraih Juara 1 di salah satu cabang yang paling kompetitif.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Saiful Mujab, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua ASN tersebut.
“Alhamdulillah, pencapaian ini adalah kebanggaan bagi keluarga besar Kemenag Jateng. Prestasi ini membuktikan bahwa ASN kami tidak hanya profesional dalam tugas pelayanan, tetapi juga unggul dalam penguasaan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Saiful Mujab menegaskan bahwa prestasi ini merupakan buah dari pembinaan yang terus-menerus dilakukan Kanwil untuk mencetak ASN berintegritas, religius, dan berprestasi.
Sekretaris LPTQ Provinsi Jawa Tengah sekaligus Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jateng, Imam Buchori, memastikan bahwa para juara akan menjalani pelatihan rutin sebagai persiapan menuju MTQ Korpri Tingkat Nasional 2026.
“Kami akan melakukan pembinaan intensif untuk memaksimalkan kemampuan para juara agar siap bersaing di level nasional dan membawa harum nama Jawa Tengah,” jelasnya.
Prestasi ganda yang diraih ini semakin memperkuat posisi Kemenag Jateng sebagai salah satu kekuatan utama dalam ajang MTQ Korpri, sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai Al-Qur’an tetap mengakar kuat dalam kultur ASN di Jawa Tengah. (hilman najib)


