LPTQ Jateng Tekankan Peran Strategis Daerah: Terapkan Standarisasi dan Wujudkan Juara Umum MTQ Nasional 2026

Semarang (Humas) — Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Admin e-MTQ Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah resmi ditutup pada Kamis (7/8/2025) di Hotel HCI Semarang. Penutupan dilakukan langsung oleh Sekretaris Umum LPTQ Provinsi Jawa Tengah, Imam Buchori, yang dalam sambutannya menyampaikan sejumlah pesan penting terkait peran strategis LPTQ dan admin e-MTQ dalam penguatan literasi Al-Qur’an di masyarakat.

Dalam arahannya, Imam Buchori menekankan bahwa LPTQ pada dasarnya bukan dibentuk semata untuk keperluan perlombaan saja. “Awalnya LPTQ hadir sebagai upaya memberikan pemahaman tentang literasi baca-tulis Al-Qur’an, memahami tafsirnya, serta bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan. Lomba-lomba itu berkembang belakangan, bukan tujuan utama,” tegasnya.

Ia berharap para admin e-MTQ di tingkat kabupaten/kota tidak hanya bertugas secara administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta mengentaskan buta aksara Al-Qur’an di wilayah masing-masing.

“Admin e-MTQ memiliki kewajiban yang sama untuk menjadi bagian dari gerakan literasi Al-Qur’an,” ujarnya.

Lebih lanjut, Imam juga mendorong kabupaten/kota agar menjadi pionir dalam pelaksanaan standarisasi yang telah ditetapkan oleh LPTQ Pusat. Menurutnya, standarisasi seharusnya dimulai dari daerah, bukan menunggu provinsi.

“Kami harap kabupaten/kota bisa memulai lebih dulu, jadi pelopor dalam pelaksanaan standar yang sudah disusun,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Imam juga menyampaikan harapan dari Ketua Umum LPTQ Jateng yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, agar Jawa Tengah bisa menjadi juara umum pada ajang MTQ Nasional tahun 2026 mendatang. Harapan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah.

Menutup sambutannya, Imam Buchori berpesan agar LPTQ kabupaten/kota semakin dihidupkan dan kembali eksis sebagai lembaga yang membina, memberdayakan, dan memajukan syiar Al-Qur’an.

“Tolong, LPTQ kabupaten/kota dieksiskan lagi. Jangan hanya aktif saat MTQ saja,” pungkasnya.

Kegiatan Bimtek ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh admin e-MTQ dari seluruh kabupaten/kota se-Jawa Tengah, sebagai bagian dari penguatan sistem informasi Musabaqah Tilawatil Qur’an berbasis digital yang dikelola oleh LPTQ. (hilman)

Ayo Bagikan Artikel Ini: