Semarang (humas) — Kepercayaan diri ditunjukkan Kafilah Jawa Tengah pada babak final Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ). Dua wakil Jateng tampil lancar dalam sesi presentasi dan tanya jawab di Majelis 11 yang berlangsung di Aula Sasana Widyapraja BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Jumat (18/9/2026).

Dua finalis yang mewakili Jawa Tengah pada cabang KTIQ masing-masing yakni Ja’far Shodiq Hibatullah dari kategori putera dan Aulia Ainis Lisa dari kategori puteri. Keduanya berhasil menembus babak final setelah melewati tahapan musabaqah sebelumnya.

Salah satu pelatih KTIQ Kafilah Jawa Tengah, Andi Purwono, mengatakan babak final cabang KTIQ diikuti oleh enam peserta yang terdiri atas tiga putera dan tiga puteri. Dari jumlah tersebut, Jawa Tengah berhasil menempatkan masing-masing satu wakil pada kategori putera dan puteri.

“Yang dipanggil final ada tiga putera dan tiga puteri. Alhamdulillah, Jateng masuk satu putera dan satu puteri,” ujar Andi.

Menariknya, kedua finalis Jateng mendapatkan kesempatan tampil pada urutan pertama. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mereka harus langsung tampil di hadapan dewan hakim tanpa menunggu penampilan peserta lain sebagai pembanding.

“Kebetulan kami mendapat kesempatan tampil presentasi pertama kali, baik putera maupun puteri,” kata Andi.

Dalam musabaqah KTIQ, para finalis mempresentasikan hasil karya tulis ilmiah yang telah disusun sebagai bahan presentasi dalam bentuk salindia. Setiap peserta diberikan waktu tujuh menit untuk memaparkan gagasan dan hasil karya tulisnya.

Setelah sesi presentasi selesai, peserta kemudian menghadapi sesi tanya jawab bersama dewan hakim selama 10 menit. Pada tahap ini, peserta dituntut mampu mempertanggungjawabkan isi karya tulis sekaligus memberikan jawaban yang relevan atas pertanyaan yang diajukan.

Ja’far Shodiq Hibatullah dan Aulia Ainis Lisa mampu menjalani kedua tahapan tersebut dengan lancar. Keduanya tampil percaya diri saat menyampaikan materi dan kemudian menjawab pertanyaan dewan hakim hingga sesi berakhir.

“Alhamdulillah, Kafilah Jateng lancar presentasi dan menjawab semua pertanyaan dewan hakim dengan lancar,” tutur Andi.

Penampilan dua finalis tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjuangan Kafilah Jawa Tengah pada hari keenam pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. Dukungan dan doa dari official serta pelatih terus mengiringi setiap penampilan finalis Jateng yang berlaga di berbagai cabang.

Bagi Kafilah Jateng, keberhasilan Ja’far dan Aulia melaju ke final sekaligus tampil lancar dalam sesi penentuan menjadi buah dari proses pembinaan dan persiapan yang telah dilakukan sebelum kompetisi.

Kini, keduanya tinggal menanti hasil penilaian dewan hakim. Apa pun hasilnya, penampilan di babak final menjadi pengalaman penting bagi keduanya untuk terus mengembangkan kemampuan dalam mengkaji, menulis, dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an melalui karya ilmiah. (Hilman Najib)

Ayo Bagikan Artikel Ini: